Medan  

Ramadan 1445, Puluhan Tunanetra di Medan Semangat Tadurusan Al-Quran

Penyandang tunanetra , yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) di Sekretariat Jalan. Sampul, Kec. Medan Petisah, Kota Medan. terlihat antusias mengisi Ramadan 1445 H dengan berbagai aktivitas, Kamis (14/3/2024). Iwan

MEDAN : Penyandang tunanetra yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) di Sekretariat Jalan Sampul, Kecamatan Medan Petisah Kota Medan, antusias mengisi Ramadan 1445 H dengan berbagai aktivitas, Kamis (14/3/2024).

Dalam Mengisi Ramadan dengan berbagai kegiatan Islami memang pilihan yang tepat, baik itu tadarus Al-Quran hingga mendengarkan tausiah.

Seperti Tadarus menjadi agenda rutin bagi para anggota Pertuni di setiap bulan Ramadan. Sedangkan untuk kegiatan Tausiah merupakan agenda rutin juga yang dilakukan setiap hari Kamis di luar bulan Ramadan.

Ketua umum DPD Pertuni Sumatera Utara Saiful Bakri mengatakan, kepada para anggota untuk bisa terus mengikuti kegiatan yang telah disiapkan pada Ramadan kali ini.

“Kami dari DPD Pertuni Sumatera Utara mengimbau kepada seluruh anggota supaya mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan,” ujar Saiful.

Terutama ada tadarus Al-Qur’an, Pesantren Kilat untuk anak-anak, Tausiah, buka puasa bersama, dan Sholat Qiyamul Ramadan.

Para anggota ini datang dari berbagai daerah di Kota Medan, seperti Medan Tembung, Marelan, Amplas dan lainnya

Sementara Sekretaris DPD Pertuni Sumatera Utara, Mardijon Tanjung dan Edi Saputra selaku Bendahara DPD Pertuni Sumatera Utara, mengatakan para anggota tampak antusias mengisi Ramadan tahun ini, melihat masih tingginya tingkat kehadiran sampai di hari ke tiga ini.

“Kami hanya mengimbau agar kawan-kawan bisa terus konsisten mengikuti kegiatan selama Ramadan yang dilakukan di DPD Sumatera Utara,” ungkapnya.

Seluruh kegiatan yang dilakukan ibadah saat bulan Ramadan di gedung DPD Pertuni Sumut, Jalan Sampul, Kecamatan Medan Petisah dikerjakan oleh seluruh penyandang tunanetra.

Para anggota ini datang dari berbagai daerah di Kota Medan, seperti Medan Tembung, Marelan, Amplas dan lainnya.

Lokasi rumah yang cukup jauh dari pusat kegiatan, membuat beberapa anggotanya menjadi kesulitan untuk hadir.

Oleh sebab itu, Edi berharap bisa memperoleh bantuan kendaraan dari pemerintah bagi kawan-kawan yang lokasi rumahnya jauh.

“Di sini kan datang dari berbagai daerah di Kota Medan, ya kita berharap juga bisa dapat bantuan kendaraan untuk anggota yang jauh rumahnya,” pungkasnya.

Reporter : Iwan