BATAHAN | Rehabilitasi empat ruang kelas SD Negeri (SDN) No. 356 Desa Sinunukan 6, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) rampung dikerjakan.
Kepala Sekolah dan Kepala Desa menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terwujudnya pembangunan sarana pendidikan tersebut.
Kepala SDN 356 Sinunukan 6, Aswi Sari S.Pd, kepada wartawan pada Senin (9/2/2026) melalui tokoh pendidikan Kecamatan Batahan yang akrab disapa Topen, menyampaikan bahwa ruang kelas yang telah direhabilitasi kini sudah digunakan secara aktif untuk proses belajar mengajar.
“Alhamdulillah, anak-anak sudah kembali belajar seperti biasa dengan suasana ruang kelas yang baru dan lebih nyaman,” ujar Aswi Sari.
Ia menuturkan bahwa realisasi rehabilitasi tersebut merupakan buah dari perjuangan panjang yang sempat diwarnai penantian dan harapan yang nyaris pupus. Namun berkat doa serta dukungan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal akhirnya menetapkan SDN 356 Desa Sinunukan 6 sebagai penerima bantuan rehabilitasi sebanyak empat ruang kelas.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal atas perhatian dan bantuannya, serta kepada Bapak H. Sarkawi Ahmad, Anggota DPRD Madina Dapil IV, yang telah ikut memperjuangkan rehabilitasi ini. Semoga segala ikhtiar ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala Desa Sinunukan 6, Ahmad Asmawi S.Sos, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendorong terlaksananya rehabilitasi ruang kelas SDN 356.
“Atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat Sinunukan 6, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati, serta Anggota DPRD Dapil IV. Semoga pembangunan sarana pendidikan di desa kami terus berlanjut demi masa depan generasi muda,” ucapnya.
Terkait kondisi sarana pendidikan saat ini, Aswi Sari menjelaskan bahwa meskipun empat ruang kelas telah direhabilitasi, namun ruangan tersebut masih disekat-sekat sehingga belum sepenuhnya optimal. Untuk menunjang kelancaran proses belajar mengajar, pihak sekolah masih membutuhkan dua Ruang Kelas Baru (RKB) serta fasilitas sanitasi (WC) yang memadai.
“Kami sangat berharap Bapak Bupati Mandailing Natal dapat mengabulkan usulan penambahan ruang kelas dan fasilitas WC demi kenyamanan serta kelancaran proses pendidikan di sekolah kami,” harap Aswi Sari.
Reporter : OD 34







