MEDAN | Muda, berbakat, dan berprestasi. Tiga kata yang sangat cocok mendeskripsikan Tesalonika RM Panggabean. Sosok perempuan muda yang ramah ini kerap disapa Tesa dapat menjadi salah satu contoh mahasiswi produktif mampu mengatur waktu.
Tesa merupakan mahasiswi dari Program Studi Kesejahteraan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) yang lahir di Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Meskipun menempuh pendidikan dibidang kesejahteraan masyarakat, dirinya memiliki ketertarikan tersendiri dalam bidang public relation atau kehumasan. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya kegiatan maupun organisasi dibidang tersebut, salah satunya seperti bergabung dibagian humas sejak 2016 saat SMP hingga SMA.
“Aku mulai bergabung dibagian humas itu pada tahun 2016, tepatnya saat bergabung OSIS di SMP. Selanjutnya, aku kembali bergabung di senat asrama bidang informasi dan komunikasi saat SMA. Hingga sampai sekarang semasa kuliah pun 75 persen berada di divisi humas,” tutur Tesa sembari mengakui
bahwa ketertarikannya tersebut mampu menarik beberapa perusahaan untuk memercayainya sebagai Brand Ambassador seperti Grab Ambassador Campus 2022 dan SocialConnect.id.
Ketertarikan dan kemampuannya dibidang public speaking terus ia asah agar semakin baik, terlebih lagi dirinya banyak berinteraksi dengan sekitar dan pengetahuannya mengenai kehumasan tidak didapatkannya dari latar belakang pendidikannya tersebut.
Kemampuan dan ketertarikannya di bidang public speaking yang ada pada dirinya tentu diperlukan dalam program studi di bidang ksehatan yang sedang ditempuhnya.
Kemampuannya tersebut dapat digunakan untuk mensosiasilisasikan dan mempromosikan seputar kesehatan pada masyarakat sekitar. Hingga akhirnya, menghantarkan Tesa menjadi juara 3 di ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Fakultas Kesehatan Masyarakat USU Tahun 2023.
Tak hanya itu, melihat tingkat kesehatan dan pendidikan di Indonesia yang belum sepenuhnya bertumbuh dengan baik, menjadikan perempuan yang meraih penghargaan perunggu dari Seoul International Invention Fair Tahun 2018 ini tergerak untuk membantu menaikkan kualitasnya di daerahnya sendiri, yakni Medan.
Terlebih lagi tingkat kualitas pendidikan di Medan berada pada peringkat 27 dalam hitungan nasional. Peningkatan kualitas bukan hanya menjadi tanggung jawab beberapa pihak saja, tetapi seluruh masyarakat hendaknya ambil andil. Oleh karena itulah, menjadi pendorong kuat Tesalonika RM Panggabean turut bergabung di Komunitas Gen Smart Indonesia menjadi Ketua Regional di Medan.
Gen Smart Indonesia sendiri merupakan komunitas yang memberikan ruang bagi para generasi milenial untuk berkembang. Platform ini dibentuk untuk mengembangkan potensi anak muda dan memberkan edukasi tentang pendidikan, kesehatan maupun pengembangan potensi diri. Berdiri sejak tahun 2020, tepatnya saat masa pandemi Covid-19 tak menghalangi komunitas Gen Smart Indonesia berdiri hingga berhasil bekerja sama di 11 wilayah di Indonesia seperti Jakarta, Bekasi, Bandung, Gresik, Cirebon, Kepulauan Riau, Medan, Sumedang, Lampung, dan Sulawesi Selatan.
Bersama itu pula, Tesa sebagai pemimpin regional Medan melakukan kegiatan positif untuk menebarkan serta meningkatkan edukasi di bidang pendidikan dan kesehatan pada khalayak. Kontribusinya untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan dan pendidikan tetap terus diupayakannya, tidak hanya melalui bergabung di Gen Samart Indonesia saja tetapi dirinya juga bergabung di Ikatan Mahasiswa Peduli Masyarakat USU (IMPM).
Berbagai kegiatan diikutinya seperti pengabdian masyarakat ke Sei Bamban, kampanye kesehatan, kegiatan sosial, dan program pemberdayaan masyarakat. Ternyata kontribusi yang dirinya lakukan membawa dampak positif terhadap sekitarnya. Terlebih lagi banyaknya pengalaman dan kegiatan yang dijalaninya turut dibagikan lewat sosial media Instagram. Hal itu dapat dilihat dari pengikut Tesa di Instagram yang termotivasi dan terinspirasi untuk peduli terhadap pendidikan dan public speaking.
“Aku senang karena kontribusi yang aku lakukan bisa bedampak dan memotivasi sekitar. Membangikan hal positif di sosial media yang menimbulkan motivasi bagi para followers aku. Di mana mereka menjadi semangat untuk bertanyaa tentang kegiatan yang aku lakukan. Bahkan, ada yang menjadi berani tunjuk tangan saat gurunya bertanya, termotivasi dari public speaking yang aku lakukan,” ujarnya yang menjadi Duta Pendidikan Sumatera Utara tahun 2022.
Berbagai kegiatan yang dilakukannya tersebut mendapatkan dukungan dari sekitarnya. Keluarga, teman, sahabat, dan sang kekasih pun turut mendorongnya untuk tetap melakukan kegiatan positif, salah satunya seperti kegiatan pemberdayaan pendidikan dan kesehatan.
Melalui dukungan itu pula, Tesalonika berharap agar drinya tetap mampu berbagai kebaikan lewat kegiatan positif yang dirinya lakukan. Harapannya juga agar anak muda dapat berkarya dan produktif untuk tetap berkembang.
“Aku berharap kedepannya dapat menebar hal-hal baik kepada orang sekitar. Sehingga, mereka termotivasi dan sayang kepadaku. Berharap juga agar anak muda dapat berkarya dan produktif. Timbulkan motivasi dalam diri untuk harus berkembang. Sebab, jika sekarang kita tidak mulai jalan, besok kita harus lelah berlari karena ketinggalan dengan yang lain,” tutup Tesa penuh semangat.
(Red/Public Pro Publisher)







