MADINA | Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution membuka Musabaqoh Hafidzul Qur’an (MHQ) tingkat Kabupaten di Masjid Agung Nur Ala Nur, Kecamatan Panyabungan. Rabu (18/10/2023).
Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan, Pemkab Madina berkomitmen untuk membangun sumberdaya yang islami.
Menurut Atika, pembangunan infrastruktur saja tidak cukup, harus diikuti dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai.
“SDM-nya juga dipilih lagi secara ilmiah dan islami,” kata Atika.
Atika juga menyampaikan keresahannya mengenai maksiat, narkoba, dan sopan santun. Menurut dia, hal ini juga menjadi perhatian pemerintah.
Dengan acara-acara keislaman seperti ini, Atika berharap anak-anak memahami bahaya dari maksiat, narkoba, dan sopan santun.
“Sopan santun mulai melenceng, sopan santun anak kepada orang tua, guru, dan yang lebih tua. Ini karena perkembangan zaman,” kata Atika.
Atika berharap orang tua membantu anak-anak di rumah dengan memperhatikan dan mengikuti perkembangan zaman. “Kami (pemerintah) tidak bisa terlalu jauh, hanya memberi fasilitas dan mengadakan kegiatan keagamaan smua berawal dari rumah,” katanya.
Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Bahruddin Juliadi mengatakan kegiatan ini dalam memeriahkan Hari Santri. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hafalan, meningkatkan minat masyarakat membaca, menghayati, dan menghafal al-quran.
Kegiatan ini sendiri dilaksanakan selama 18-20 Oktober 2023 di Masjid Agung Nur Ala Nur. Kafilah MHQ diikuti 275 peserta dengan cabang 1 juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah, dan 10, 20, dan 30 juz.
Dikatakan Bahruddin Pemkab Madina juga melakukan berbagai lomba kreatif bagi para santri, diantaranya lomba karya tulis ilmiyah dan lomba foto kreatif antar santri di pondok pesantren se-Kabupaten Madina.
Reporter : Sulaiman Nasution







