“Masak bayar dua kali,” ucapnya.
Hal yang sama juga dialami keluarga Anwar dari Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang. Anwar juga mengaku sudah membayar karcis di pos BUMDes Desa Doulu, sebelum disuruh berhenti oleh petugas di pos retribusi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karo.
“Barapa kali harus bayar. Di depan sudah, di pos satu lagi harus bayar lagi ? Udah pemerasan ini, nanti di-viralkan saja sudah,” kata Anwar.
Pantauan orbitdigitaldaily.com, ada dua macam karcis yang diberikan kepada wisatawan di pos BUMDes Desa Doulu. Satu karcis berwarna biru dan satu lagi berwarna kuning.
Di karcis tersebut tertulis, PEMERINTAH DESA DOULU KECAMATAN BERASTAGI, PERDES : 05 Tahun 2020 TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes).







