Dinsos Tobasa Ingatkan, Penerima KUBE 2020 Harus Sesuai BDT

oleh -1.740 views
Di hadapan para Operator Desa Desa Kecamatan Siantar Narumonda, Cristina Manalu memberi paparan terkait pembentukan KUBE, Kamis (10/10/2019). (orbitdigitaldaily.com/Bernard Tampubolon)

BALIGE – Pemerintah Kabupaten Toba Samosir melalui Dinas Sosial saat ini sedang melakukan verifikasi data calon penerima bantuan Kelompok Usaha Bersama (Kube) tahun 2020 di dua Kecamatan Siantar Narumonda dan Sigumpar untuk selanjutnya akan mengusulkannya ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Hal itu disampaikan Cristina Manalu, staf Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Kabupaten Toba Samosir kepada para Operator Desa se Kecamatan Siantar Narumonda di Aula kecamatan pada Kamis (10/10/2019).

“Pendataan dan verifikasi ini dilakukan supaya jangan ada kesalahan, anggota KUBE harus Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ter-regristrasi di Basis Data Terpadu (BDT), yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima Rastra yang dibuktikan dengan kepemilikan KKS/KIS/KIP,” ujar Cristina.

Disebutkannya, Dinsos Tobasa saat ini berencana akan mengusulkan ke Kemensos RI itu sebanyak 70 KUBE, dimana setiap KUBE beranggotakan 10 orang dengan beberapa ketentuan seperti usia antara 18 hungga 60 Tahun dan lainnya.

“Kelak, satu KUBE mendapat bantuan sosial sebesar Rp 20 juta atau Rp 2 juta untuk satu KPM. Dana bantuan sosial ini hanya digunakan untuk modal usaha. Dan setiap KPM bila ingin mendapat akses bantuan KUBE harus membentuk kelompok usaha, lalu mengajukan proposal ke dinas sosial kabupaten,” pungkasnya.

Tampak saat kegiatan pendataan sekaligus verifikasi itu, petugas membagikan formulir pendataan kepada calon penerima untuk diisi sesuai dengan kondisi riil sosial kehidupannya oleh operator desa.

Terpisah, Kepala Dinsos Kab. Tobasa, dr Rajaipan O Sinurat saat ditemui diruang kerjanya menerangkan bahwa program bantuan sosial KUBE yang digulirkan Kementerian Sosial RI itu butuh pendamping  yang memahami pengembangan usaha untuk memberi wawasan usaha pada warga penerima bantuan KUBE.

“Tujuannya untuk mengentaskan kesenjangan atau kemiskinan di Tobasa. Kiranya melalui bantuan dari program KUBE, nanti masyarakat bisa eksis ke depannya dan menambah pendapatan kelompok usaha maupun anggota kelompok melalui karya yang dihasilkan,” pungkas Rajaipan.

Reporter: Bernard Tampubolon