Ragam  

Puasa Asyura, Amalan Sunnah di Bulan Muharram

Ustad Herwansyah (foto/ist)

Puasa Dua Hari

Di tanggal 10 bulan Muharram ini, umat Islam juga disunnahkan untuk berpuasa selama dua hari dengan berurutan. Yakni puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram atau puasa Tasu’a dan Asyura.

Kalau tidak, bisa dilakukan pada tanggal 10 dan 11 Muharram. Pada intinya, terdapat hikmah supaya praktik puasa Asyura yang dilakukan umat Islam dilaksanakan dua hari, tidak seperti umat Yahudi yang hanya dilaksanakan satu hari pada tanggal 10.

Apa yg menyebabkan puasa asyura ini Sunnah? Kalau kita lihat dari sejarah Bahwa kesunnahan puasa Asyura bermula ketika Nabi Muhammad mendapati para tetangganya yang orang Yahudi melaksanakan puasa di tanggal 10 Muharram.

Ketika mereka ditanya oleh Nabi Muhammad SAW, mereka menjawab bahwa puasa tersebut dilaksanakan karena tanggal 10 Muharram merupakan momentum peristiwa penting bagi mereka. Yang mana di hari itu Nabi Musa AS diselamatka dari kejaran tentara Firaun, yang berujung pada peristiwa Nabi Musa mengalahkan Firaun.

lantas Nabi Muhammad SAW berkata kepada para sahabatnya, bahwa yang lebih berhak menghormati Nabi Musa AS itu sebenarnya adalah umat Islam, bukan dari kalangan orang Yahudi. Demikian karena ajaran yang dianut orang Yahudi pada masa itu dianggap telah melenceng dari ajaran Nabi Musa AS.