SINGKIL | Pulau Banyak Kabupaten Aceh Singkil saat ini masih menjadi salah satu destinasi wisata tujuan di Aceh maupun Sumatera Utara.
Pulau Banyak yang berada di wilayah Pantai Barat Selatan Aceh ini, tetap menjadi primadona bagi para wisatawan asing maupun lokal.
Gugusan pulau-pulau yang ada di Pulau Banyak Kabupaten Aceh Singkil menawarkan keindahan alam, pesona laut maupun bawah laut yang berbeda-beda dan super menakjubkan.
Salah satunya objek wisata Pasi Bakelok. Meski baru berusia sekitar 9 bulan dibangun, namun Pulau Pasi Bakelok ini kini menjadi incaran para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Banyak.
Objek wisata ini berjarak sekitar 15 menit naik perahu mesin dari Pulai Balai menuju Pulau Desa Teluk Nibung. Dan sekitar 3,5 jam dari Dermaga Singkil ke Pulau Banyak dengan armada Kapal Feri.
Objek wisata Pasi Bakelok ini digagas oleh salah satu prajurit TNI Kodim 0109 Singkil dan baru dibuka sekitar Oktober 2023 lalu.
Kopral Kepala (Kopka) Efrizal Sugianto yang bertugas sebagai Babinsa Teluk Nibung di Koramil 01 Pulau Banyak ini, telah didaulat sebagai Direktur Bumdes Ujung Batu di Desa Teluk Nibung Kecamatan Pulau Banyak.
Berkat tangan dingin dan kekompakannya bersama masyarakat, akhirnya Kopka Efrizal berhasil menyulap perkebunan kelapa menjadi salah satu destinasi wisata di Pulau Banyak yang menakjubkan.
Keindahan alam objek wisata Pasi Bakelok di Pulau Banyak ini sangat menarik dikunjungi. Orang yang berkunjung pasti akan betah dan ingin berlama-lama menikmati hembusan angin di bawah rindangnya perkebunan kelapa, sambil memandangi air laut yang berwarna biru toska.
Pasi Bekelok ini memiliki pantai dengan pasir putih yang eksotis dan air laut yang jernih, sehingga sangat cocok untuk berenang, (snorkeling), atau menyelam melihat pemandangan alam bawah laut.
Penangkaran Penyu
Selain kemolekan alam yang dinikmati dari bawah rindangnya perkebunan kelapa, para wisatawan juga bisa melihat spesies satwa langka jenis penyu hijau di Lokasi Rehabilitasi dan Edukasi Penyu, Binaan BKSDA Aceh, yang di kelola Dedi Lawadi salah satu Warga Desa Teluk Nibung
Penangkaran penyu ini juga banyak dilirik para wisatawan asing, yang sengaja singgah hanya ingin melihat penyu-penyu kecil nan mungil.
Wisata Pasi Bakelok yang belum setahun dibuka ini sudah banyak diminati pengunjung. Sayangnya, pengunjung yang ingin bermalam di lokasi itu masih terkendala belum tersediaanya fasilitas penginapan.
Saat ini Kopka Efrizal yang diamanahkan sebagai Direktur Bumdes Ujung Batu, sedang berupaya mencari terobosan anggaran, untuk membangun fasilitas penginapan (cotage), dan sarana prasarana pendukung lainnya. Seperti jalan lingkar, wahana permainan, serta fasilitas untuk snorkling dan lainnya.
“Kemarin baru dibangun landmark, anggaran dari aspirasi dewan. Kedepan akan dibangun juga dermaga oleh Dinas Perhubungan,” sebutnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong Azwir SH didampingi Kabid Pemberdayaan Masyarakat Hermanto SP, kepada Orbitdigital, Rabu (24/7/2024) mengatakan, selain Bumdes Ujung Batu dan Karya Mandiri yang aktif menjalankan usahanya kita berharap agar Bumdes lainnya bisa berperan aktif untuk mengembangkan usahanya.
Sehingga Bumdes ini kita dorong agar bisa menjadi pilar ekonomi masyarakat. Masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya dengan terbukanya peluang kerja baru,” pungkas Azwir.
Kepala Desa Teluk Nibung Afriadi Yasnur mengatakan, meski lokasi wisata Pasi Bakelok masih belum sempurna, namun desa akan terus memberikan dukungan untuk berbenah agar lebih baik.
Sehingga para wisatawan tertarik untuk berkunjung dan berlama-lama di objek wisata Pasi Bakelok ini.
Selain wisata Bumdes Pasi Bakelok, Desa Teluk Nibung juga memiliki destinasi wisata lainnya.
Seperti wisata melihat penyu hijau dan objek wisata Ujung Batu yang berada dikawasan berbatasan dengan Samudera Hindia.
Untuk meningkatkan lokasi wisata ini, kedepan kita akan membangun untuk penginapan, agar pengunjung tertarik ingin berlama-lama, dan dampaknya akan bermanfaat bagi ekonomi masyarakat, ucap Afriadi (Helmi)







