SIANTAR | Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Pematangsiantar mencatatkan kinerja impresif mulai Januari hingga Juni 2025 terhitung Rabu (11/6/2025). Sejak di bawah naungan Kepala Dinas Robert Samosir, Damkar Siantar menjelma menjadi petugas sosial yang tak kenal lelah.
Disdamkarmat Pematangsiantar mencatat 17 kali upaya pemadaman kebakaran; 47 kegiatan pencegahan; 45 penyelamatan; 87 evakuasi; dan 28 kegiatan Lihat Sumbat Gas (Libas). Total sepanjang 1 Januari 2025 sampai dengan 11 Juni 2025, pasukan kesatria biru melaksanakan 224 kegiatan.

Impresifitas dari kinerja Disdamkarmat Pematangsiantar ini termasuk cukup tinggi bila dibandingkan dari tahun-tahun yang lalu meski belum genap setahun.
Kasubbag Umum dan Kepegawaian Disdamkarmat, Ingot Sahata Lumbantobing menyampaikan tugas yang mereka emban cukup luas dan tak mengenal waktu. Dalam beberapa kejadian, tim bahkan melakukan pemadaman sampai ke Simalungun.
“Sif kita kan 24 jam. Jadi tim itu dibagi per hari. Jadi, walaupun ada kegiatan misalnya hari minggu itu arisan keluarga, tiba-tiba ada laporan kebakaran atau penyelamatan, itu kita harus utamakan turun ke lapangan,” ujarnya.
“Bahkan tak cuma petugas damkarnya. Petugas jabatan struktural pun seperti Pak Kadis kadang kala ikut turun ke lapangan, lihatlah kasus seperti kebakaran Pasar Horas tahun lalu, semua turun,” sambungnya.
Dari segi penyelamatan, Ingot Sahata menyampaikan bahwa tak jarang Damkar mendapat laporan terkait hewan berbahaya di ruang-ruang publik dan permukiman warga. Pada tahun 2025 ini, ada 45 penyelamatan yang dilakukan korps kesatria biru itu.
“Jadi, seperti ular, biawak, tawon, nah itu juga kita sering mendapatkan laporan dari masyarakat. Dalam kasus-kasus ini, kita turun dengan alat pelindung diri seperti pakaian tertutup, capit, dan sebagainya,” katanya.
Kurang Personel
Sosialisasi dengan stakeholder terkait pun tak putus dilakukan oleh Disdamkarmat. Tim kerap hadir di sekolah, dinas-dinas, perusahaan swasta sampai menjamu pihak yang membutuhkan edukasi di kantor.
“Kita juga sosialisasikan proses pemadaman api ketika gas bocor. Kemudian penggunaan apar, dan bagaimana sebuah bangunan memiliki sistem proteksi anti-kebakaran seperti sprinkle dan sebagainya,” katanya.
Adapun tantangan yang dihadapi Disdamkarmat Pematangsiantar adalah kurangnya personel muda dan armada branwir. Namun begitu, ujar Ingot, semua masih bisa diakali dengan apa yang ada saat ini.
“Ya kalau standarnya, kan 1 (satu) armada mobil Damkar itu jumlah personelnya 6 orang. Kalau kita kadang itu cuma 3-4 orang. Dan petugas kita sebenarnya sudah di atas 40 tahun semua umurnya. Belum ada tenaga baru yg muda-muda,” terang Ingot.
Ia pun menyampaikan bahwa bagi masyarakat yang ingin membutuhkan layanan Disdamkarmat Kota Pematangsiantar, dapat menghubungi CS 0622 27113 atau 08116265113. Kantor Disdamkarmat Pematangsiantar terletak di Jalan Tarutung No. 10, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar. (adv)







