Padahal kata Andi Jamaro, tokoh luar Jawa yang potensial sesungguhnya cukup banyak. Ia menyebutkan sejumlah tokoh yang layak dan representatif luar Jawa pada level nasional.
Bahkan menurutnya, produksi kepemimpinan luar Jawa cukup besar jika dilihat dari sebaran provinsi yang ada. Namun semua itu tertutup jalurnya oleh wacana elektoral mayoritas pemilih berada di Pulau Jawa.
Disebutkannya, ada 28 provinsi dan lebih dari 300an Bupati/Walikota. Semua itu adalah sumber daya kepemimpinan yang berlimpah.
Sebaliknya ujar tokoh yang pernah jadi Komandan Banser (sayap muda NU) itu, Sumber Daya Alam luar pulau Jawa, dieksploitasi dan mengalir ke Jawa oleh tokoh-tokoh politik di Jawa.
Artinya, kata dia lebih lanjut, distribusi kekuasaan yang merepresentasikan kekuatan anak bangsa dari luar jawa diabaikan.
Merespon hal tersebut, Dr. Andi Jamaro menggagas dibentuknya kekuatan politik kesetaraan Jawa luar Jawa. Dalam konteks ini pihaknya sedang mempersiapkan deklarasi Poros Luar Pulau Jawa Bersatu (Poros LPJB).
Dikatakan, sejumlah tokoh luar Jawa lintas daerah, mewakili Pulau Sumatera, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua yang memiliki 28 Provinsi akan bertemu dan menyatukan pandangan.
“Tim Presidium dan tim kecil yang dikoordinirnya sedang bekerja. Dalam waktu dekat akan kita deklarasikan. Tim kerjanya sedang digarap tokoh-tokoh muda lintas daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, tim kerja, yang disebut Dewan Kerja Nasional (DKN) Poros LPJB yang dimotori Ma’ruf Asli dan kawan-kawan saat dikonfirmasi mengakui pihaknya tengah menyelesaikan semua perangkat yang dibutuhkan untuk deklarasi Poros kekuatan luar Jawa itu.
“Iya benar, setelah pertemuan bersama banyak pihak dengan Bapak H. Andi Jamaro serta berkomunikasi beberapa tokoh nasional, kami sedang membangun perangkat kerja dan jejaring hingga ke daerah,” jelas Ma’ruf Asli.
Disebutkannya, saat ini sedang bergulir pembentukan jaringan Dewan Kerja Daerah di 28 Provinsi dan terus ke Dewan Kerja Cabang untuk Kabupaten/Kota.
Menurut Ma’ruf, selain membangun jaringan ke daerah, DKN Poros LPJB sedang menggodok konsep utama dan issu strategisnya melalui tim Tinktank sekaligus mengidentifikasi tokoh luar Jawa yang potensial masuk dalam kepemimpinan nasional.







